Islam Ajaran Pelangi?


Nonton komen soal rokok terus nyangkut ke maulid Nabi, tawassul, dst. kira-kira pendapatnya, "Sahabat Nabi yg dekat dg Rasul saja punya perbedaan paham. Pelangi tidak akan indah bila hanya terdiri dari satu warna." *senyum *gategamauketawa

Pengingat untuk diri saya sendiri,

1. Apakah ajaran Islam yang dibawa Nabi shalallaahu alaihi wassalam dulu 'berwarna-warni' mejikuhibiniu dan terdapat banyak bias-bias cahaya yang macam-macam?
"Sungguh, aku tinggalkan kalian di atas Islam yang putih bersih, malamnya seperti siangnya. Tidaklah berpaling dari Islam yang putih bersih ini sepeninggalku, melainkan akan binasa." (HR. Ibnu Abbi 'Ashim)

2. Membandingkan pemahaman kita yang masih jahil ini dengan pemahaman yang berbeda di kalangan Sahabat Nabi, apakah pantas? Apakah ilmu dan akhlak kita sebanding dengan para Sahabat ridhwaanullaahi 'alaihim ajma'iin sampai berani membandingkan diri. Sedangkan, 
para Sahabat adalah sebaik-baiknya manusia dan bahwa satu mudd yang diinfakkan oleh salah seorang dari mereka adalah lebih baik daripada emas sebesar Gunung Uhud yang diinfakkan oleh orang-orang setelah mereka. (dari buku 'Mulia Dengan Manhaj Salaf' karya ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas hafizhahullaah hlm. 47-48)

3. Para Salaf yang merupakan generasi terbaik saja tidak membuat-buat perkara baru, untuk apa kita yang generasi jauh setelah mereka membuat-buat perkara baru, mendekati yang makruh dan yang merusak diri, mengamalkan yang dhaif sementara sunnah-sunnah yang shahih masih sangat banyak dan banyak yang terlupakan?

"Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kalian dari kalangan Ahlul Kitab telah berpecah belah menjadi 72 golongan. Sesungguhnya umat Islam akan berpecah-belah menjadi 73 golongan, 72 golongan tempatnya di dalam neraka dan hanya satu golongan tempatnya di Surga, yaitu al-Jama'ah" (HR. at-Tirmidzi & al-Hakim, dishahihkan oleh Syaikh al-Albani)

Allaahu ta'ala a'lam.
*catet *ntms

0 komentar